SMPN7 Bogor Forum

Welcome to login screen SMPN7 Bogor. please insert your ID and Password

Tempat Diskusi Anak - Anak SMPN7 Bogor

Affiliates

Navigation

Latest topics

» Penyebab WW 2.
Thu Apr 22, 2010 3:24 pm by zoids

» Siapa guru Matematika kesukaan anda! Menurut Hati nurani !
Thu Apr 22, 2010 3:22 pm by zoids

» Kalian yg Olahraga suka ma apa ???
Thu Apr 22, 2010 3:20 pm by zoids

» Maintenace dan Upgrade Server
Wed Mar 24, 2010 11:58 am by mage95

» Thread Absensi ..
Mon Mar 15, 2010 9:13 pm by mage95

» RF Online Room
Sat Mar 06, 2010 10:46 pm by rizki barkati

» Maintenace Mingguan
Wed Jan 27, 2010 11:53 am by mage95

» SMPN7 Bogor Free Web Hosting
Sat Jan 16, 2010 7:01 pm by mage95

» NEWS: Server Maintenace 16-01-10
Fri Jan 15, 2010 2:17 pm by mage95

Navigation

Who is online?

In total there is 1 user online :: 0 Registered, 0 Hidden and 1 Guest

None


[ View the whole list ]


Most users ever online was 9 on Tue Aug 25, 2009 4:14 pm


    [FYI]Virus baru mengenkripsi data korban

    Share
    avatar
    mage95
    Admin
    Admin

    Number of posts : 61
    Age : 23
    Lokasi : Bogor
    Registration date : 2008-06-09

    [FYI]Virus baru mengenkripsi data korban

    Post  mage95 on Fri Jul 25, 2008 1:27 pm

    Diberitakan oleh NetworkWorld.com bahwa telah menyebar virus yang di beri nama GPcode, yang memiliki kemampuan untuk melakukan enkripsi data dari mesin yang di jangkiti dengan algoritma 1024 bit. Menurut Kaspersky, victim haruslah membayar kepada pembuat virus untuk mendapatkan kunci dari algoritma ini dan mendapatkan kembali data mereka yang di enkripsi tersebut.

    Kaspersky menyatakan bahwa varian baru dari virus enkripor Gpcode yang berbasis sistem operasi windows ini sudah di ketahui sekitar 1 1/2 tahun yang lalu, tetapi kali ini algoritma enkripsi yang digunakan jauh lebih kuat dan ditemukan banyak kesulitan untuk memecahkannya.

    "Versi terdahulunya (keluar 3 1/2 tahun yang lalu) masih mempergunakan ekripsi yang lemah dan tidak terimplikasi dnegan baik, membuatnya sangat mudah di pecahkan" menurut Schouwenberg.

    Masih menurut Kaspersky Lab, Gpcode.ak yang merupakan varian terbaru sangatlah sulit di deteksi, karena virus ini akan menghancurkan dirinya sendiri setelah mengenkripsi data dari komputer victim, sampai saat ini hanya komputer yang didapati file yang secara tiba-tiba terenkripsilah yang baru di identifikasi kemungkinan terjangkiti.

    Pembuat virus diketahui meninggalkan file yang memebri tahu bahwa file/data di komputer victim telah terenkripsi dan menawari mereka "decryptor" yang harus mereka bayar. Sampai saat ini, Kaspersky Lab terus meneliti kelemahan dari varian terbaru Gpcode ini.





    Credits: eCho(Indonesia Community Hacker And Open Source)

      Current date/time is Wed Nov 21, 2018 7:09 pm